Blue Spinning Frozen Snowflake

Senin, 06 April 2015

CARA BERNYANYI PADA NADA TINGGI

Bernyanyi nada tinggi terjadi menjadi daerah khawatir (atau kesulitan) untuk cukup beberapa penyanyi (terutama yang laki-laki). Umumnya, akan rendah tidak begitu banyak masalah, sebanyak memanjat tinggi. Pada saat yang sama, dengan musik populer kontemporer menunjukkan tren yang ditandai (atau hampir bias, jika saya bisa berkata begitu) terhadap hal-hal bernada tinggi, itu tapi alam yang penyanyi akan ingin menghabiskan lebih banyak waktu berlatih atau belajar tentang bagaimana menyanyi catatan tinggi, dan juga, bagaimana melakukannya dengan cara yang mudah. Jadi, pada catatan bahwa, berdasarkan semua yang saya pernah mengalami, mendengar dan belajar, berikut adalah beberapa tips untuk menyanyi nada tinggi dengan cara yang mudah.

CARA MUDAH NYANYIKAN CATATAN TINGGI

Berikut ini adalah tips menyanyikan beberapa, trik dan saran tentang bagaimana untuk menyanyikan nada tinggi dengan mudah dan tanpa melelahkan suara Anda, atau merusak pita suara Anda.

SUARA PEMANASAN

Ini adalah aspek penting dari menyanyi (dan juga merawat pita suara Anda). Selalu pemanasan suara Anda sebelum sesi latihan menyanyi, resital, persaingan konser, atau audisi. Secara konseptual, itu adalah analog dengan pemanasan tubuh Anda sebelum latihan olahraga berat. Langsung memukul (atau mencoba untuk memukul) catatan tinggi tanpa apapun hingga hangat sering akan mengakibatkan suara Anda menjadi tegang, parau atau serak. Meskipun ini sering bersifat sementara, tidak praktek yang baik, dan pasti tidak sehat bagi pita suara Anda dalam jangka panjang. Humming catatan beberapa bassy naik dan turun satu oktaf, atau melakukan beberapa latihan pemanasan vokal, dll adalah cara yang baik untuk pemanasan sebelum Anda benar-benar masuk ke sesi latihan Anda.

LATIHAN VOKAL

Melakukan berbagai latihan vokal. Mengidentifikasi apa yang rentang vokal Anda. Setelah Anda melakukannya, skala praktek. Naik dan turun oktaf. Praktek dengan vokal yang berbeda suara seperti ‘aah’, ‘ooh’, ‘eees’, ‘OHS’, dll membantu dalam menyempurnakan pengucapan vokal Anda di catatan yang berbeda. Itu selalu bijaksana untuk berlatih pelajaran menyanyi menggunakan alat musik sebagai referensi. Anda dapat menggunakan keyboard, piano atau synthesizer untuk hal yang sama. Bermain catatan tinggi serta catatan rendah pada instrumen, dan mencoba untuk mengikuti mereka dengan suara Anda.

BERNYANYI MEKANIKA

Hal ini sangat penting untuk memahami bagaimana suara bekerja, di samping mekanisme bernyanyi. Bernyanyi seharusnya tidak terjadi dari tenggorokan saja. Ada banyak banyak faktor dan aspek yang terlibat dalam proses produksi suara yang Anda harus memahami dan belajar. Beberapa dari mereka adalah:
  • BENAR POSTUR
  • TEKNIK PERNAPASAN
  • PENGGUNAAN DIAFRAGMA
  • KONSEP SUARA DADA, SUARA KEPALA, FALSETTO, DLL
  • PERAN LARING
Ini adalah konsep yang sangat teknis yang paling baik dipahami dari pelatih vokal yang baik atau ahli suara budaya. Menemukan satu di kota Anda dan mencari janji dengan dia. Percayalah, perlu dan hanya akan menguntungkan Anda.
Berikut adalah beberapa tips lain dan trik tentang cara untuk menyanyikan nada tinggi dengan mudah dan benar:
  • JIKA MASALAH ADALAH BAGAIMANA UNTUK MENCAPAI CATATAN TINGGI, BERNYANYI KERAS BERLEBIHAN BUKANLAH JAWABAN. BERNYANYI NADA TINGGI TIDAK BERARTI BERNYANYI KERAS ATAU BERTERIAK ATAU MENJERIT. AMATIR DAN PEMULA SERING MEMBUAT KESALAHAN INI DAN ITU PERLU DIPERBAIKI SEBELUM KERUSAKAN VOKAL YANG SERIUS TERJADI.
  • SEPERTI MENINGKATKAN JANGKAUAN VOKAL ANDA ATAU MENINGKAT, SEHINGGA AKAN KEMAMPUAN ANDA UNTUK MENYANYIKAN NADA TINGGI. INI BUKAN SESUATU YANG AKAN TERJADI DALAM SEMALAM. TETAP BEKERJA DI ITU. PRAKTEK DALAM JANGKAUAN VOKAL ANDA NYAMAN, MENINGKATKAN SECARA BERTAHAP, DAN PERLAHAN-LAHAN, ANDA AKAN MENYADARI BAHWA PERUBAHAN TELAH MULAI BERLANGSUNG.
  • AKHIRNYA, SETIAP ORANG MEMILIKI SUARA YANG UNIK DAN BERBAGAI VOKAL INDIVIDU. ANDA LAHIR DENGAN ANDA, JADI BELAJAR UNTUK MEMBUAT PENGGUNAAN TERBAIK DARI ITU. TIDAK SEMUA ORANG BISA BERNYANYI SETINGGI MICHAEL JACKSON BISA. MEMAHAMI HAL INI DAN MENERIMANYA.
Ini adalah gambaran singkat tentang bagaimana untuk menyanyikan nada tinggi menggunakan teknik yang tepat. Anda juga dapat menelusuri sedikit informasi tentang penjinakan suara serta beberapa tips beberapa bernyanyi untuk pemula. Semua yang terbaik!
Lihat nih video examnya...


BELAJAR TILAWATIL QURAN 3 Lagu Bayyati, Shoba, dan Hijaz

Pelatihan tilawatil Qur’an harus di dasari dengan 7 lagu yaitu sebagai berikut ;
1. Bayyati
2. Soba
3. Hijas
4. Nahawan
5. Rows
6. Zika dan yang terakhir…..
7. Ziharkha
Dalam pembelajaran tilawah, jika tidak menguasai ke 7 lagu ini maka seseorang tidak dapat melakukan tilawati Qur’an secara sendirinya, untuk anak-anak minimal 3 lagu, remaja 5 lagu, dan dewasa 7 lagu/semua dan berbagai macam fariasi yang di kuasainya. Untuk mengetahui berbagai bentuk lantunan lagu, marilah kita simak kutipan dibwah ini :
1. Bayyati, yaitu lagu yang paling dasar dari tilawatil Qur’an, atau suara yang paling dasar dari suara kita, disamping itu juga lagu bayyati terbagi atas 4 macam yaitu ;
Ø Bayyati khoror yang sudah dijelaskan pada kutipan diatas
Ø Bayyati nahwa, yaitu lagu yang suaranya sudah meningkat sedikit atau suara sedang
Ø Bayyati jawab, yaitu lagu yang sudah memasuki lagu yang suaranya bertingkatan tinggi
Ø Kemudian bayyati jawab bul jawab, yaitu lagu yang lebih tinggi suaranya/tingkatannya dari pada suara lagu jawab
2. Shoba, yaitu lagu tingkatan kedua dari semua lagu, lagu shoba juga terbagi atsa 3 tingkatan nada, yaitu ;
Ø Shoba asli, yaitu lagu yang tingkatan nadanya sedang seperti lagu bayyati nahwa, lagu shoba asli tingkatan nadanya yaitu berawal dari nada rendah kemudian pertengahan meninggi dan berakhir rendah.
Ø Shoba ma’al adzam, yaitu lagu yang tingkatan nadanya sudah memasuki suara tinggi, lagu shoba ma’al adzam tingkatan nadanya yaitu dari berawal nada sedang terus meninggi, kemudian sedang lagi dan berakhir dengan nada tinggi.
Ø Shoba mu’al tadzam, yaitu lagu yang tingkatan nadanya juga memakai nada tinggi, lagu shoba mu’altdzam tingkatan nadanya yaitu berawal dari nada tinggi, terus sedang, dan berakhir dengan nada rendah.
3. Hijaz, lagu hijas adalah lgu ke 3 dari ke 7 lagu tilawalil Qur’an, lagu hijaz juga terbagi atas 3 tingkatan nada, yaitu ;
Ø Hijaz asli, yaitu lagu hijaz asli tingkatan nadanya berwal dari nada sedang , kemudian pertengahan meniggi dan berakhir dengan nada sedang,
Ø Hijaz skart, yaitu lagu hijaz skart tingkatan nadanya berawal dari nada tinggi, kemudian merendah, trus meniggi lagi dan berakhir dengan nada tinggi pula.
Ø Hijaz karkurt, yaitu lagu hijaz karkurt tingkatan nadanya berawal dari nada tinggi, trus kmudian nada sedang, dan kemudian meninggi lagi juga berakhir dengan nada tinggi pula.
Nah telah jelas diatas penjelasan tentang lagu dalam ilmu tilawah, tetapi dari ketuju lagu masih saya jelaskan tiga lagu, karena dalam tahab pembelajaran minimal 3 lagu sudah cukup, jika kita tidak menghafal jenis-jenis lagu ini, maka kita tidak akan bisa melakukan tilawah secara sepengatahuan kita sendiri, dan kita hanya mengetahui kebagusan suara saja, maka dari itu dengan menghafal ke 7 lagu tersebut beserta lirik-lirik lagu, tingkatan nada dan sebagainya maka insyaAllah kita dapat melakukannya dengan sendiri.
Selain itu perlu diketahui, bahwa dalam pembelajaran tilawatil qur’an jangan hanya mengandalkan dari bacaan buku atau hanya berpatokan dengan bacaan tentang pembelajaran tilawatil qur’an, tapi disisi lain harus menggunakan pembimbing khusus dalam pengajaran tersebut, karena supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.
Mari belajar melalui video berikut


Sumber : http://green.kompasiana.com

BELAJAR DASAR MUSABAQOH TILAWATIL QUR'AN (MTQ)

Dalam rangka menumbuh - kembangkan dan mempermudah dalam membaca ayat – ayat suci Al Qur’an perlu kiranya disampaikan pelajaran seni baca Al Qur’an. ( Untuk anda yang ingin mendapatkan contoh qiroah Tilawatil Qur’an silahkan download gratis setelah uraian di bawah ini ). 
Seni baca Al Qur’an ialah bacaan Al Qur’an yang bertajwid diperindah oleh irama dan lagu. 


Al Qur’an tidak lepas dari lagu. Di dalam melagukan Al Qur’an atau taghonni dalam membaca Al Qur’an akan lebih indah bila diwarnai dengan macam-macam lagu. Untuk melagukan Al Qur’an , para ahli qurro di Indonesia membagi lagu atas 7 ( tujuh ) macam bagian. Antara lain sebagai berikut:
1. Bayati
2. Shoba
3. Hijaz
4. Nahawand
5. Rost
6. Jiharkah
7. Sikah


Dari 7 ( tujuh ) macam lagu di atas masih dibagi dalam beberapa cabang. Macam – macam lagu dan cabangnya antara lain :

1. Bayati

a. Qoror : rendah
b. Nawa : sedang
c. Jawab : naik
d. Jawabul jawab : naik tertinggi
e. Nuzul ( turun )
- shu’ud ( naik )

2. Shoba

a. Dasar
b. Ajami/Ala Ajam
Quflah Bustanjar/Qofiyah

3. Hijaz

a. Dasar
b. Kard
c. Kurd
d. Kard-Kurd
e. Variasi

4. Nahawand

a. Dasar
b. Jawab
c. Nakriz
d. Usysyaq

5. Rost

a. Dasar
b. Nawa/Rost ala Nawa
6. Jiharkah
a. Nawa
b. Jawab

7. Sikah

a. Dasar
b. Iraqi
c. Turki
d. Ramal (fales)

Dalam MTQ ( Musabaqoh Tilawatil Qur’an ) ada beberapa materi penilaian. Antara lain:

1. Materi penilaian bidang tajwid, terdiri dari:

a. Makharijul huruf
b. Shifatul huruf
c. Ahkamul huruf
d. Ahkamul mad wal qoshr

2. Materi penilaian bidang fashohah dan adab, terdiri dari:

a. Al Waqf wal – ibtida
b. Muroatul kalimat wal kharokat
c. Muroatul kalimat wal ayat
d. Adabut tilawah

3. Materi penilaian bidang irama dan suara, terdiri dari:

a. Suara
b. Irama dan variasi
c. Keutuhan dan tempo lagu
d. Pengaturan nafas

Kesalahan dalam bidang suara dan irama

1. Kesalahan dalam suara terdiri dari:

a. Suara kasar
b. Suara pecah
c. Suara parau
d. Suara lemah

2. Kesalahan dalam irama terdiri dari:

a. lagu yang tidak utuh
b. tempo lagu yang terlalu cepat atau terlalu lambat
c. irama dan variasi yang tidak indah
d. pengaturan nafas yang tidak terkendali

Kesalahan dalam bidang Tajwid serta Fashohah dan adab ada dua macam:

1. Kesalahan Jali, yaitu kesalahan yang dapat merusak makna dan merusak ketentuan Tajwid/ qiroat yang sah. Disebut Jali karena kesalahan itu diketahui oleh ahli qiroat maupun yang bukan ahlinya
2. Kesalahan Khafi, yaitu kesalahan yang merusak ketentuan tajwid/qiroat, tetapi tidak merusak makna. Disebut Khafi karena hanya diketahui oleh ulama qiroat saja.




TAWASIH NAHEM DALAM TILAWATIL QUR’AN

Lagu pertama : 
Bayati : 
- nurun nabiyi “alal awalimi asfaro ( Qoror )
- fa abana asbaba r rosyadi wa ad haro ( Nawa )
- wa syari’atul islam ( Qoror )
- wa syari-atul islam roqo ruwa ‘uha ( Nawa )
- roqo ruwa’uha wal kufru asbaha jaesuhu mutaqohqiro ( Nawa )
- lamma ata khoirul anami bi dinihi ( Jawab )
- wanhala ma ‘aqodal ghuwatu minal ‘uro ( Jawab )
- hamu jami’a ( Jawab )
- hamu jami’am bin nabiyi wa dinihi ( Jawab )
- wal kufru ba’dal ‘urfi shoro munakaro ( Jawabul Jawab)
- wal kufru ba’dal ‘urfi shoro munakaro ( Jawabul Jawab)
- wastabsaru bil mustofa wa binurihi ( Jawabul jawab )
- wastabsaru bil mustofa wa binurihi ( Jawabul jawab )
- wa binurihi wal kullu shoha muhalilahu wa mukabiro ( nuzul )

Maqam Shoba
SHOBA

- aro thoiron ala ghusni yunadi
- aro thoiron ala ghusni yunadi
- anta busro limajruhil fuadi (shoba ma’al ajam )
- badat laila fa adkha ‘a shifuha ( ala ajam )
- ruku’an sujudan fi kulli wadi
- ruku’an sujudan fi kulli wadi
cabang
quflah bastanjar
- ruku’an sujudan fi kulli wadi

HIJAZ

- Ya wardatan wasthor riyadi muthillatan tujri bi wajhi dzati hudhrin ’athiro
- Ana fil kharobil awati ghoiro majhulil makani (kard)
- Ainama ma dzal munadi fi wujin naqo’i yaroni ( kard kurd )
- Innani laitun ’abusun laisa li fil kholqi tsani (kurd)

NAHAWAND

- ila kam dzadz dzalali wa dzat tajali imma yakfika ya husna tatsani
- wa hisabi ma’ matsani li fi’ali syahidani ( usyaq )
- wa idza mal ardo shorot wardatam mislad dihani ( Nakriz )
- wad dima’u tajri alaiha launuha ahmaru qoni ( jawab )

RAST

- ya sarhatan bi jiwaril maa’i nadirotan saqoqi dam’ i idza lam yufi syaqiqi
- asrokol nurul fil awali lamma basharot ha bi ahmadil amba-a ( Rast ala nawa )
- bil yatimil umi wal basaril maruha ilaihil uluma wal asma-a ( Rast ala nawa )
cabang Rast dzan qiron
- quwata llahi in tawalat dhoifan nuibat fi mirosihil aqwiya

Maqam Jiharka
JIHARKA

- Allahu zada Muhammadan ta’dhima
- Wa habahu fadlam min ladunhu ’adhima
- Wahtashuhu fil mursalina kalima
- Wahtashuhu fil mursalina kalima 
- Da roqotim bil mu’minina rohima 

SIKA

- maulaya katabta rohmatan nasi ’alaik
- fadlan wa karom
- fal marji’u wal ma-alu wal kullu ilaika ’arbu wa ’ajam 
- farham dzuni wa waqdhoti baina yadaika in zalla qodam
BAYATI
- fal hamdu minni wak tadi baina yadaika in zalla qodam 



Sebelumnya saya telah posting belajar seni baca Al-Quran oleh ustdz.Muammar.za. Kali ini saya dapat belajar seni baca Al-Quran bukan oleh ustdz Muammar.za. Berikut ada 2 macam contoh rekaman bacaan/ qiroah Tilawatil Qur’an MP3 yang bisa anda download .


 


 

Atau lihat video tutorial singkatnya


Minggu, 05 April 2015

CARA MEMBUAT LAMPU LAVA DENGAN BAHAN YANG MUDAH


kalian pasti sudah tidak asing dengan hiasan yang satu ini. Ya, benar sob, ini adalah lampu lava, atau terkenal dengan sebutan lava lamp. Tapi, bagaimana sih cara kerja si lava lamp ini?

seperti yang terlihat pada gambar di atas, di dalam tabung terdapat dua jenis zat. zat yang pertama berupa cairan (yang lebih renggang), dan zat pada dasar tabung yang merupakan senyawa lilin yang lebih solid dibandingkan cairan di sekelilingnya.

Nah, ketika lampu dinyalakan, panas dari lampu akan mencairkan senyawa lilin padat sehingga senyawa tersebut mencair. pada saat senyawa lilin mencair kerapatannya menjadi lebih rendah dibandingkan dengan cairan di sekelilingnya. karena kerapatan menjadi lebih rendah, maka senyawa lilin tersebut naik ke atas permukaan tabung...

Pada saat berada di atas tabung senyawa lilin cair ini menjadi lebih dingin karena jauh dari sumber panas (tetapi tidak menjadi padat seperti semula). setelah menjadi lebih dingin maka kerapatannya lebih tinggi yang menyebabkan senyawa lilin cair tersebut turun kembali ke dasar tabung. Peristiwa tersebut terjadi berulang-ulang sehingga terlihat senyawa lilin tersebut bergerak naik turun. Prinsip ini mungkin cukup sederhana, namun sebenarnya cukup rumit untuk menyeimbangkan elemen senyawa, sumber panas, dan ukuran tabung lampu lava sehingga gumpalan dapat bergerak naik turun dan menimbulkan efek yang artistik.

Mungkin sobat ingin tau atau ingin mencoba gimana caranya membuat lampu unik ini, sebenarnya cukup gampang kita siapkan dulu bahan-bahannya

  1. Gelas minum bening, botol juga bisa
  2. Air
  3. Garam
  4. Minyak nabati / minyak sayur
  5. Pewarna makanan, sesuai dengan warna keinginan sobat
Bahan-bahan pembuatan lampu lava



Ada 2 cara sederhana untuk pembuatan lampu ini, cara yang pertama :
  1. Isi gelas dengan 3/4 air
  2. Masukan beberapa sendok pewarna makanan, warna merah bagus karena mirip dengan warna lava
  3. Perlahan-lahan masukkan minyak sayur kedalam botol atau gelas, tahap ini akan terlihat gumpalan2 yang menarik
  4. Sekarang bagian yang menarik taburi garam ke dalam larutan.
  5. Lihat gumpalan lava akan naik turun ke atas kebawah
Cara yang kedua:
  1. Isi botol dengan minyak sayur sampai hampir penuh
  2. Kemudian, masukkan air ke dalam botol (air akan berada di dasar botol)
  3. Teteskan pewarna makanan (warna apa saja sesuai keinginan sobat)
  4. Masukkan tablet alka-seltzer atau bisa dengan baking soda (sehingga tablet turun dan tercampur dengan air)
  5. Dari kombinasi campuran larutan tersebut, maka akan membentuk "Lava" yang berputar-putar di dalam botol
Sobat perlu tau apa itu yang membuat reaksi tersebut terjadi, ketika tablet alka seltzer terkena air, maka akan bereaksi dan menghasilkan gelembung karbon dioksida sama halnya ketika kita mencampur cuka dengan baking soda. Gelembung karbon dioksida tersebut membuat air pada dasar botol terangkat ke atas. Ketika sampai ke permukaan, gas karbon dioksida terlepas dan menyebabkan air yang tadinya berada di atas, menjadi turun kembali ke dasar botol. Percobaan ini bisa diulang tergantung banyaknya tablet yang dimasukkan.
Untuk lebih jelasnya, lihat nih video tutorialnya...

Meskipun percobaan ini cara kerjanya berbeda dengan lampu lava yang memanfaatkan panas, tetapi percobaan ini memberikan efek yang hampir sama dengan lampu lava yang memanfaatkan panas. Kesimpulannya, bisa di coba dirumah dan di buktikan sendiri apakah benar-benar bagus atau tidak. Selamat mencoba...

BELAJAR BAHASA INGGRIS

Formal and Informal greeting atau Sapaan resmi dan tidak Resmi 
dalam bahasa inggris memiliki beberapa macam.
Bagi anda Greeting mungkin sudah sering anda dengarkan
akan tetapi terkadang anda tidak tahu mana Kata sapaan
yang resmi dan yang tidak resmi.

Pada kesempatan ini saya akan mengulas tuntas Terkait Greeting
dan akan menjabarkan mana yang Resmi dan tidak Resmi, dengan begini
anda akan Semakin Mahir Berbahasa Inggris baik dalam pengucapan
ataupun Pemahaman. oke tidak perlu bertele-tele lebih lama,
langsung saja saya akan menjelaskan terkait Greeting berdasarkan
Pemahaman saya.

Greeting to English secara umum terdiri dari enam bentuk dan 
belum dipisahkan mana yang Sapaan Resmi dan tidak Resmi.
Keenam bentuk itu adalah sebagai berikut:


GOOD MORNING

Formal Greeting yang biasa di ucapkan pada pagi hari yang biasanya
ucapkan untuk atasan jika anda sebagai bawahan didunia Kerja, atau 
ucapan kepada Dosen,Guru,Kepala Sekolah atau rekan-rekan kerja serta
teman yang mungkin baru anda kenal.

Good Morning jika diucapkan untuk kondisi yang tidak resmi bisa diucapkan

cukup dengan "Morning" saja. Oya biasanya batasan pengucapan Good Morning
biasanya dari Bangun tidur hingga jam 12 siang.Nah itulah sekilas Sapaan Resmi 
Good Morning. 


GOOD AFTERNOON

saya yakin anda sudah tahu kalau good afternoon merupakan sapaan 
pada siang hari atau dari jam 12 siang hingga sore hari. 
Rupanya good Afternoon termasuk salah satu sapaan resmi/formal greeting.
Sedangkan batas akhir pengucapan Good Afternoon ini adalah jam 18.00.
sapaan resmi ini bisa diucapkan dengan tidak resmi yang cukup mengatakan 
"afternoon" saja.

GOOD EVENING

Setelah saya jelaskan sapaan resmi untuk pag dan siang hari maka tiba saatnya 
akan saya jelaskan terkait Formal Greeting yang ketiga yaitu "good Evening" 
dan biasanya di ucapakan pada malam hari. Sama hal dengan kedua Sapaan resmi
diatas Good Evening juga bisa diucapkan dengan tidak resmi seperti pada teman akrab
atau keluarga anda hanya dengan mengucapkan "Evening". 

GOOD NIGHT

Kali ini masih membahas sapaan yang biasa diucapkan pada malam hari namun didalam
Kondisi yang berbeda. Jika Good evening biasa diucapkan pada aktivitas-aktivitas umum 
pada malam hari. Sedangkan Good Night hanya diucapkan jika kita hendak Tidur atau ketika
kita hendak Berpisah dengan teman pada malam hari. Dan sapaan Good Night termasuk juga 
sapaan resmi/formal greeting. walau sebetulnya bisa juga diucapkan secara tidak resmi
dengan mengucapkan Night saja.

HELLO

Jika keempat Greeting yang sudah dikupas semuanya adalah Formal Greeting, Maka sapaan Hello merupakan sapaan setengah resmi yang biasanya diucapkan pada teman-teman akrab, keluarga serta orang-orang yang sudah kita kenal. Bukan hanya itu Hello juga bisa digunakan saat kita mengawali percakapan saat menelfon.

INFORMAL GREETING (HI)

Sapaan "hi" merupakan sapaan tidak resmi yang biasa kita ucapkan saat kita bertemu dengan teman-teman yang sudah akrab dengan kita. Nah itulah contoh terakhir dari Greeting
Mudah-mudahan Bermanfaat.
 
Sumber :  www.carabelajarmudahbahasainggris.com

BELAJAR BAHASA ARAB


Sumber : Facebook

1. Kata-kata yang sering dipakai:
 Mar-haba = Halo
Ahlan-Wa-Sahlan = Selamat datang
Syukron = Terimakasih
Aasif = Maaf     (Lafadz "Aa" artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Afwan = Permisi
Kam = Berapa?
Man = Siapa?
Min = Dari ?
ila = ke, sampai
Tafadhol = silahkan   -- >>  "Dho" ض sebelum "tho"  (dari Aan-nash W R Qurtubhy)
Aydhon =
Na'am = Ya
Ahsan = benar
La = Tidak
Mabruuk = Selamat    (Lafadz "uu" artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Afwan = Permisi
Yamiin = Kanan (arah)    (Lafadz "ii" artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Yasar = Kiri
Ana = Saya
Anta (p) / anti (w) = Anda   (Antum (p/w jamak) artinya Kalian / Anda
mafi = tidak ada                                    ==================
limadza = kenapa ?                              dari Ukhti Mar'atun Sholeha
limadza la = kenapa tidak, why not        ==================
lianna = karena
waiyyakum / 'afwan = sama-sama, You're welcome
kul = makan
qul = katakan
kum = bangun
khalas = sudah
lamma = belum

2. Kalimat yang sering digunakan
As-salaamu-alaikum = Assalamu'alaikum (keselamatan atasmu (salam dalam Islam)
Kaifa-haluk? = Bagaimana kabarmu?
Kam-is-sa'ah? = Jam berapa sekarang?
Al-hamdu- lillah = Alhamdulillah (sering digunakan sebagai jawaban untuk "bagaimana kabarmu?")
Ma'as-salamah = Selamat tinggal / Selamat Jalan

3. Ucapan Selamat
Mengucapkan selamat biasanya disebut denganالتحيات (penghormatan),
berikut ini beberapa contoh ucapan selamat.

صباح الخير
shobaakhul khoir
(boleh juga: Shobaakhannur
Selamat Pagi

طاب نهارك
thooba nahaaruk
Selamat Siang

طاب يومك
thooba yaumuk
Selamat Sore

مساء الخير
masaa.ul khoir
Selamat Malam

أهلا وسهلا
ahlan wa sahlan
Selamat Datang

إلى اللقاء
ilal liqoo.
Sampai Jumpa Lagi / Sampai bertemu kembali

هنيئا مريئا
hanii.an marii.an
Selamat Makan

تصبح على الخير
tashbakhu 'alal khoir
Selamat Tidur

كل عام وأنتم بخير
kullu 'aam, wa antum bi khoir
Selamat Tahun Baru

عيد مبارك
'iidun mubaarok
Selamat Hari Raya

مع السلامة
ma'as salaamah
Selamat Jalan/Selamat Tinggal

+++++++++++++++++++++++++
Pembahasan Tambahan dari Forum
+++++++++++++++++++++++++

Percakapan :
A : Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh. Kaifa khaluk?
B : Wa'alaikumussalam Warohmatullohi Wabarokatuh. Bi Khoir Walhamdulillah. Wa Kaifa Antum? --> anti (pr), anta(lk)
A : Bi Khoir Walhamdulillah atau Alhamdulillah bi khoir.
------- > NB : (huruf "ha" dalam Alhamdu adalah huruf ha setelah jim. By Akhi Zuhair Saailul Khair )

A : Barokallohufiik. = Semoga kamu diberkahi Alloh
B : wa fika barokalloh = Dan kamu juga

Al- Mufrodat (KOSAKATA) :

اَلنَّبَأُ (Berita)
قَلْبٌ (Hati)
يُسْرٌ (Kemudahan)
سَهْلٌ (Kemudahan)

اِمْتِحَانٌ (Ujian)
اَلْفَرَجُ (Jalan keluar)
اَلْكَرْبُ (Kesulitan)
حَقٌّ (Kebenaran)
اَلأَرْضُ (Bumi)
اَلسَّمَاءُ (Langit)
اَلْجَنَّةُ (Surga)
اَلنَّارُ (Neraka)
شَيْءٌ (Sesuatu)
شَهْرٌ (Bulan)
اَلْعِلْمُ (Ilmu)
حَكِيْمٌ (Bijaksana)
مُفِيْدٌ (Bermanfaat)
جَائِزَةٌ (Hadiah)
اَلْيَوْمُ (Hari)
قَوْلٌ (Perkataan)
حَسَنٌ (Baik)
رَجُلٌ (Pria)
كِتَابٌ (Kitab)
جَدِيْدٌ (Baru)
اَلرِّسَالَةُ (Surat)
اَلطَّالِبُ (Pelajar)
اَلدَّرْسُ (Pelajaran)
اَلْقَلَمُ (Pena)
اَلْمَكْتَبُ (Meja)
اَلأُسْتَاذُ (Guru)
اَلْفَصْلُ (Kelas)
اَلْبَيْتُ (Rumah)
اَلْبَابُ (Pintu)
كَبِيْرٌ (Besar)
اَلْمَرْأَةُ (Perempuan)
اَلْغُرْفَةُ (Kamar)
نَشِيْطٌ (Orang yang rajin)
قَائِمٌ (Berdiri)
اَلرَّأْسُ (Kepala)
اَلطَّعَامُ (Makanan)
اَلإِنْسَانُ (Manusia)
اَلْفَقِيْرُ (Fakir)
عِلَّةٌ (Sebab)
نَفْسٌ (Jiwa)
اَلْمَاءُ (Air)
حَارٌّ (Panas)
ضَعِيْفٌ (Lemah)
قَلِيْلٌ (Sedikit)
اَلصَّافِي (Jernih)
قَاعِدٌ (Duduk)
مَرِيْضٌ (Sakit)
اَلْمُجَاهِدُ (Pejuang)
كُلٌّ (Semua)
خُبْزٌ (Roti)
اَلذُّنُوْبُ (Dosa – dosa)
شَرٌّ (Kejelekan)
مَذْمُوْمٌ (Tercela)
قَيِّمٌ (Lurus)
اَلْجِبَالُ (Gunung)
اَلْقَاضِي (Hakim)
اَلصِّرَاطُ (Jalan)
نَاصِرٌ (Penolong)
اَلأَسَدُ (Singa)
اَللَّيْلُ (Malam)
اَلنَّهَارُ (Siang)
صَبَاحٌ (Subuh)
مَسَاءٌ (Sore)
سَنَةٌ (Tahun)
أُسْبُوْعٌ (Minggu)
اَلدِّيْنُ (Agama)
سَاعَةٌ (Jam)
أَمَامَ (Di depan)
وَرَاءَ (Di belakang)
فَوْقَ (Di atas)
تَحْتَ (Di bawah)
خَلْفَ (Di belakang)
يَمِيْنٌ (Kanan)
شِمَالٌ (Kiri)
جِهَةٌ (Arah)
اَلْوَاقِعُ (Terletak)
وَلَدٌ (Anak)
اِبْتِغَاءٌ (Mengharap)